Buka Forum Desiminasi Kelitbangan, Kabappedalitbang Bali Tekankan Peran Strategis Kelitbangan
Kelitbangan
memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan penyelenggaraan pemeritahan yang baik dan
mendorong kemajuan suatu daerah. Kegiatan penelitian merupakan titik awal dalam
penyusunan kebijakan pembangunan dan regulasi yang diperlukan. Hal ini
disampaikan Kepala Bappedalitbang Provinsi Bali dalam sambutanya yang dibacakan
Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan pada pembukaan Forum Desiminasi
Kelitbangan V Provinsi Bali Tahun 2018 bertempat di Ruang Cempaka
Bappedalitbang Provinsi Bali, Rabu, 18 Juli 2018.
Menurutnya, hasil Litbang yang akurat dalam bentuk konsep, model maupun pilihan kebijakan yang tepat dapat menjadi rekomendasi dalam mengatasi berbagai masalah yang timbul di suatu daerah. Pengambil kebijakan di negara-negara maju umumnya terlebih dahulu melakukan kegiatan penelitian dan kajian sebelum merumuskan, membuat, dan menetapkan suatu kebijakan pemerintah (policy).
Ditambahkannya,
selain itu kelitbangan akan mampu berperan dengan optimal apabila didukung oleh
personil yang profesional kelembagaan yang kuat serta koordinasi dan sinergitas
semua pihak baik dari akademisi, peneliti pemerintah maupun dari pihak swasta,
LSM dan Tokoh Masyarakat.
Sampai saat ini
peran dan fungsi kelitbangan belum mampu memenuhi harapan, sehingga forum ini
diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dan sinergitas kegiatan kelitbangan
Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Kepala Bidang Litbang Bappedalitbang Provinsi
Bali, IB Ngurah Subagia mengatakan forum ini merupakan upaya dalam
mengoptimalkan dan menguatkan peran dan fungsi Kelitbangan di Provinsi Bali
sert menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Kelitbangan.
Kepala Bagian Perencanaan Badan Litbang, Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Dalam Negeri, Mohammad Noval dalam paparan materi Peran Strategis dan
Arah Kebijakan Kelitbangan dalam Pembangunan Daerah, menegaskan Kelitbangan
sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan. Itu akan mendorong peningkatan
daya saing dan terciptanya inovasi daerah, tercipta efisiensi, efektifitas dan
sinergi pelaksanaan Litbang di daerah.
Kepala Badan
Litbang Kabupaten Badung, I Wayan Suambara membawakan materi Penguatan Fungsi
Kelitbangan di Daerah dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, berbagi
mengenai peran Litbang dalam mengawal kebijakan daerah di Kabupaten Badung.
Pihaknya memberikan masukan karena strategisnya peran kelitbangan
merekomendasikan agar secara kelembagaan berdiri sendiri, dipisahkan dengan
Bappeda.
Kepala Bapelitbangda
Kabupaten Karangasem, I Made Sujana Erawan dalam paparannya menitikberatkan
pada permasalahan dan tantangan dalam menumbuhkan inovasi daerah yang dijadikan
pertimbangan didalam penyusunan kebijakan pembangunan. Sedangkan Ketua Lembaga
Penelitian dan Pengembangan Universitas Udayana, sharing mengenai hasil kajian
dan manfaatnya dalam pembangunan daerah.
Diharapkan forum koordinasi kelitbangan dengan tema
Penguatan Fungsi Kelitbangan di Daerah dalam Mendukung Penyelenggaraan
Pemerintahan daerah menjadi wadah komunikasi antar kabupaten dan provinsi
sehingga terjalin jejaring Kelitbangan yang baik serta dapat memberikan
kontribusi dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah.